oH..Sambu-ku saYang..

Ini dia.. tempat yg paling bunda kengen-in.. Tempat bunda bermain..besar.. dan mengetahui banyak hal, nak. Namanya Pulau Sambu. Memang pulau ini tak terlihat dalam peta (dan kalau pun terlihat sungguh sangat kecil). Lebaran kedua.. nenek2 dan atok2 Farrel memutuskan untuk napak tilas ke Pulau Sambu..mengingat masa lalu yg tentu saja penuh cerita.. Bunda juga tak kalah senangnya bisa melihat yg bunda namakan hometown.

Mengenai Pulau Sambu. Pulau Sambu itu pulau kecil yg berada dekat Batam, terpisah dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit utk sampai disitu..sama juga seperti dari Batam ke Belakang Padang. Tapi kalo dari Belakang Padang ke Sambu sekitar 15 menit ajah. Naik apa? Ya naik pancung..

Pulau Sambu, bukan hanya hometown bunda..tetapi hometown dr uyut-uyutnya bunda (sampe bunda pun tidak bs membahasakan mereka utk Farrel..apa ya nak namanya? Omang2?hehe ).. Sedikit cerita, berawal dari Buyutnya bunda.. udah tinggal di Pulau itu..trus dilanjutkan oleh nenek bunda..juga udah tinggal di Sambu. Kalo diitung-itung, brarti atoknya bunda udah menempati Sambu sejak bliau lahir yakni sekitar taon 1929.. bertemu nenek bunda dan menikah.

Punya anak 8 orang, salah satunya ibu nya bunda..^-^.. Nah ini dia tempat tinggal nenek bunda saat di Pulau Sambu.

Trus juga ini rumah ibu (nenek Farrel) yg terakhir sebelum akhirnya pindah ke Batam

Ga semua orang bisa tinggal di . Sambu. Pulau kecil ini hanya boleh ditempati oleh karyawan PERTAMINA. Begitu banyak kilang minyak coz Sambu mrpkn salah satu tempat PERTAMINA menyimpan minyak mentahnya.

Ni dia gambar masjid Sambu.. Lapangannya..menjadi tempat bunda bermain..mulai dari kejar-kejaran hingga petak umpet..

Banyak cerita manis di Sambu. Begitu ramai, aman dan damai. Setiap kita pasti saling mengenal. Dari ujung ke ujung selalu menyapa. Terbayang memory2 saat tinggal disana yg tak mampu bunda uraikan satu per satu.

Namun sekarang.. ketika bunda melihat pulau ini..sungguh sedih rasa hati .. Banyak rumah tak lagi berpenghuni.. rusaaaak.. dan tak terurus lagi. Ya..smua disebabkan karena sudah tak banyak lagi orang yg tinggal di Sambu. Sambu yg hanya boleh dihuni oleh karyawan Pertamina (tentu saja sdh byk yg pensiun) dan akhirnya hrs keluar dari pulau tsb. Bangunan itu..rumah2 itu yg sebenarnya masih kokoh (dibuat saat penjajahan Jepang)..rusak dibagian atap dan jendela serta pintu..namun temboknya masih kekar berdiri..cuman udah kusam.

Lihatlah rumah nenek bunda yg sdh tak berpenghuni. Sekarang malah memberi kesan seram dan dingin. Malah menurut bunda cocok banget bwt dibikin tempat utk film Horor.

Setelah napak tilas..dilanjutkan ke pantai.. ni dia photo pantai Sambu yg sungguh indah.. Dari pantai ini..begitu nampak jelas S’pore..cuman kmrn ga bunda ambil photonya.

Ni yg ada, S’pore diliat dari Belakang Padang… Kliatan kn bangunan tinggi berdiri. Kalo dari Belakang Padang aja, udah keliatan segitu..gimana kalo diliat dari Sambu? Secara Sambu lebih dekat ke S’pore dibandingkan Blk Padang..

Hmmn.. bener-bener tempat yg sangat bunda rindukan dikala jauh..

 

 

4 thoughts on “oH..Sambu-ku saYang..

  1. babymyrna said: tempat bersejarah juga nih mbak… aku boro2 inget atau tempat masa kecil aku masih ada …

    hehehe.. ga mungkin bs dilupakan mba.. Scr lebih kurang 20thn tinggal disono.. hehehe… so,…bener2 bersejarah..Tu.. kliatn kan bangunan S’pore dari blk padang.. Kalo dr Sambu, jd sedikit lebih jelas..^-^

  2. zaafaran said: Tu.. kliatn kan bangunan S’pore dari blk padang.. Kalo dr Sambu, jd sedikit lebih jelas..^-^

    Halo Bunda,Terima kasih udah haring foto2 di blog anda ini. Masih ada kah foto2 lainnya?Jika ada, bolehkan kirimkan ke email saya? saya sangat rindu pulau sambu. sampai termimpi2… apalagi kalau anda punya foro pantai belakang sambu, rumah RES no21. saya kangen sekali….email saya: erianto.rachman@gmail.comNama Saya Erianto Rachman (Eri)Saya pernah tinggal di P.Sambu 1982-1986.Kenangan Pulau Sambu sangat berbekas di hati saya. Sejak itu saya sangat menyukai pantai. Rumah saya di RES 21. Pinggir Pantai (Belakang Sambu). Ayah saya karyawan Pertamina, Ka KES MAS bernama dr.Satoto Kusasi.Saya punya Blog untuk mengenang Pulau Sambu. silahkan berkunjung:http://ameltingpot.blogspot.com/2009/01/how-i-love-beach.htmlOhya, kita punya milis di sini: http://groups.yahoo.com/group/sambu/Join ya…Salam,Eri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s